Coding Lesson (continue on a new one)
Functions
Dalam fungsi, variabel terbagi menjadi dua tipe. Local scope and global scope.
Local adalah variabel yang menjadi satu tubuh dengan sebuah fungsi. Karena hal ini, variabel local tidak bisa digunakan di luar fungsi yang dibuat. Sedangkan, global adalah kebalikannya.
Contoh:
def get_pay(num_hours):
# Pre-tax pay, based on receiving $15/hour
pay_pretax = num_hours * 15
# After-tax pay, based on being in 12% tax bracket
pay_aftertax = pay_pretax * (1 - .12)
return pay_aftertax
Dari fungsi di atas, pay_aftertax dan num_hours adalah local variabel yang tidak dapat digunakan diluar fungsi. Hal ini dikarenakan variabel tersebut hanya ada di dalam fungsi tersebut.
Note: fungsi bisa digunakan dengan argumen yang banyak, bahkan bisa digunakan tanpa menggunakan argumen. Untuk membuat argumen yang banyak hanya perlu menambahkan perintah baru dalam fungsi yang ingin dijalankan. Ini adalah contoh fungsi tanpa argumen:
def print_hello():
def print_hello():
print("Hello!")
print("Good morning!")
print_hello():
Demikian.
Data Types
Dalam sebuah variabel memiliki sebuah value dengan data yang cocok. Data menjadi penting karena data akan menentukan apa yang akan kamu lakukan. Data terbagi menjadi beberapa tipe, yaitu integers, floats, booleans, dan strings.
Integers adalah angka tanpa pecahan. Integers bisa jadi positif, negatif, dan nol (0). Floats adalah integers dengan pecahan seperti, pecahan dan desimal. Booleans digunakan untuk menyatakan sesuatu(True or False). Contohnya: 5 < 3, program akan menyatakan bahwa pernyataan tadi adalah "False". Booleans biasanya digunakan pada suatu keadaaan. Strings adalah data yang dapat digunakan dengan beberapa karakter seperti, alfabet, angka, dan lainnya.
Contoh strings:
w = "17.2045"
print(w)
print(type(w))
17.2045
<class "str">
Bagaimana caranya membedakan dengan float? kita hanya perlu menambahkan command "float()" pada variabel. Note: ini hanya berlaku pada desimal dan pecahan, dan tidak berlaku pada strings yang lain.
[28 Oct]
Conditions and Conditional Statement
Conditions digunakan untuk menyatakan benar atau salah. Seperti 2 > 3, maka Python otomatis menyatakan "False". Conditions juga dapat digunakan untuk membandingkan variabel. Contoh:
var_ten = 10
var_twelve = 12
print(var_ten < 10)
print(var_twelve > var_ten)
False
True
Beberapa simbol untuk conditions.
== equals
!= does not equal
< less than
> more than
[30 Oct]
Conditional Statement adalah condition yang dimodif. Fungsinya sama untuk menyatakan benar atau salah. Perbedaannya, Conditional Statement tidak hanya menggunakan "True" dan "False". Ada beberapa modifikasi:
"if" statements:
def evaluate_temp(temp):
message = "Suhu tubuh normal."
if temp >= 38
return message
message = "Sakit."
print(evaluate_temp(38))
Otomatis Python menyatakan "Sakit.". Begitu juga ketika suhu kurang dari 38, maka Python otomatis menyatakan "Suhu tubuh normal."
[31Oct]
"if ... else" statements:
def evaluate_temp_with_else(temp):
if temp >= 38:
message = "Sakit."
else:
message = "Suhu tubuh normal."
print(evaluate_temp_with_else(35))
Otomatis Python akan menyatakn "Suhu tubuh normal.". Begitu juga sebaliknya.
"if ...elseif ... else" statements:
def evaluate_temp_with_elif(temp):
if temp >= 38:
message = "Sakit."
elif >= 35:
message = "Suhu tubuh normal."
else:
message = "Suhu tubuh rendah."
print(evaluate_temp_with_elif(35))
"Suhu tubuh normal."
Comments
Post a Comment